Selasa, 19 April 2011

Analisa Fundamental – 19 April 2011

Sesi Eropa
___________

14:00 WIB – Eropa – French Flash Manufacturing PMI – Level indeks gabungan diperkirakan berada di posisi 55,2 di bawah data bulan lalu 56,6, berdasarkan survey terhadap manajer pembelian pada sektor manufaktur. Ini merupakan indikator kesehatan ekonomi dimana sektor bisnis begerak dengan cepat seiring dengan kondisi pasar. Data bulan lalu berada di atas prediksi, meskipun dua bulan sebelumnya data berada di bawah prediksi, jika data bulan ini kembali dirilis di atas prediksi maka akan menguntungkan EUR.

14:00 WIB – Eropa – French Flash Services PMI – Level indeks gabungan diperkirakan berada di posisi 60,1, berdasarkan survey terhadap manajer pembelian pada sektor industri. Ini merupakan indikator kesehatan ekonomi dimana sektor bisnis begerak dengan cepat seiring dengan kondisi pasar. Data selama dua bulan terakhir berada di atas prediksi, jika data bulan ini di atas prediksi maka akan baik bagi EUR.

14:30 WIB – Eropa – German Flash Manufacturing PMI – Level indeks gabungan diperkirakan berada di posisi 60,1, berdasarkan survey terhadap manajer pembelian pada sektor industri. Ini merupakan indikator kesehatan ekonomi dimana sektor bisnis begerak dengan cepat seiring dengan kondisi pasar. Data bulan lalu berada di atas prediksi, kemungkinan data akan dirilis di atas prediksi pada bulan ini, jika demikian maka akan baik bagi EUR.

14:30 WIB – Eropa – German Flash Services PMI – Level indeks gabungan diperkirakan berada di posisi 59,9, berdasarkan survey terhadap manajer pembelian pada sektor industri. Ini merupakan indikator kesehatan ekonomi dimana sector bisnis begerak dengan cepat seiring dengan kondisi pasar. Jika data dirilis di atas prediksi maka akan berdampak positif bagi EUR.

15:00 WIB – Eropa– Current Account — Defisit ekspor impor di Eropa hari ini diprediksi akan berada pada level 2,3 miliar Euro. Jika dirilis lebih dari prediksi maka akan mendukung EUR.

15:00 WIB – Eropa – Flash Manufacturing PMI – Level indeks gabungan diperkirakan berada di posisi 57,2, berdasarkan survey terhadap manajer pembelian pada sektor industri manufaktur. Ini merupakan indikator kesehatan ekonomi dimana sektor bisnis begerak dengan cepat seiring dengan kondisi pasar. Jika data dirilis di atas prediksi maka akan mendukung EUR.

15:00WIB – Eropa – Flash Services PMI – Level indeks gabungan diperkirakan berada di posisi 57,0, berdasarkan survey terhadap manajer pembelian pada sektor industri. Ini merupakan indikator kesehatan ekonomi dimana sector bisnis begerak dengan cepat seiring dengan kondisi pasar. Jika data dirilis di atas prediksi maka akan mendukung EUR.

18:00 WIB – Kanada – Core CPI — Harga barang dan jasa non pangan dan energi di Amerika semakin membaik dalam beberapa bulan terakhir tetapi masih berada di bawah prediksi. Hari ini, data juga diprediksi hanya akan menunjukkan perubahan sebesar 0,3% saja. Jika dirilis di atas angka tersebut, maka akan baik bagi CAD.

18:00 WIB –Kanada– CPI — Data ini akan menjadi indikator penting untuk mengukur tingkat inflasi di Inggris. Data beberapa bulan terakhir terus penurunan. Data hari ini diperkirakan meningkat menjadi 0,7%. Jika dirilis di atas prediksi akan menguntungkan CAD.

Sesi Amerika
_________

19:30 WIB – Kanada – Leading Index – Indeks diprediksi berada di level 0,5%, data bulan lalu 0,8% di atas prediksi. Jika pada bulan ini kembali dirilis di atas prediksi maka akan baik bagi CAD.

19:30 – Kanada – Wholesale Sales – Perubahan total penjualan pada level grosir diprediksi sebesar 0,1%, selama tiga bulan terakhir data dirilis semakin membaik. Ini merupakan indikator pengeluaran konsumen, dimana pengecer memesan lebih banyak barang kepada pihak grosir untuk meningkatkan penjualannya. Jika data berada di atas prediksi maka akan baik bagi CAD.

19:30WIB – Amerika– Building Permits – Jumlah ijin bangunan tempat tinggal diprediksi naik 0,55 Juta. Hal ini merupakan langkah awal dalam aktivitas konstruksi di masa depan. JIka pada bulan ini data dirilis di atas prediksi maka akan baik bagi Amerika.

19:30WIB – Amerika– Housing Starts – Jumlah gedung tempat tinggal baru yang mulai dikonstruksi diprediksi sebesar 0,53 Juta. Hal ini merupakan indikator yang menunjukkan kesehatan ekonomi, karena dapat menimbulkan efek positif di sekitarnya, seperti pada tenaga kerja dan jasa. Pada bulan terakhir data dirilis di atas prediksi. Jika data pada bulan ini kembali dirilis di atas prediksi maka akan memberikan dukungan bagi Amerika.

USD/JPY potensi tertekan

         Setelah turun ke area resistance statis 82.50 terkait bursa saham yang merosot banyak hari Senin, momentum bearish USD/JPY mencapai retracement 38.2% pada pergerakan hariannya sebelumnya, di 82.10.
Akan tetapi, selama sesi Asia, kepulihan pada mata uang rival terhadap Yen setelah kejatuhan awal, telah membawa USD/JPY kembali ke harga pembukaan disekitar 82.60/65.
 
Berbagi pandangan teknikalnya, Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com, saat ini berkomentar, “Pergerakan bearish di grafik per jam saat harga bertahan dibawah SMA 20 sementara indikator bergerak turun, kejatuhan level 82.10 seharusnya melihat pasangan mata uang dan rival melanjutkan kejatuhan menuju level rendah bulanan barunya, menghambat tren bullish saat ini”.
 
Level support saat ini adalah 82.10, 81.70 dan 81.40. Sedangkan level resistance saat ini adalah 82.50, 82.80 dan 83.10.

Apa Kabar Aussie : RBA Nyatakan Suku Bunga Tetap

         “Tingkat suku bunga untuk pinjaman perumahan dan usaha sedikit diatas tingkat rata-rata”, dinyatakan dalam hasil pertemuan RBA. “Dengan perkiraan untuk ekonomi saat ini, khususnya tingginya tingkat perdagangan dan prospek tingginya investasi, para anggota dewan mempertimbangkan bahwa keadaan saat ini masih sesuai guna menyakinkan perkiraan inflasi dalam jangka menengah masih konsisten dengan target. Para anggota dewan belum melihat perlunya kenaikan suku bunga”. Aussie telah turun sebanyak sekitar 25 pips setelah rilis tersebut, menuju 1.0460 dan mengancam menembus rendahnya hari Senin.

Pemangkasan Outlook Negatif Bagi Minyak

         Minyak turun tajam pada hari Senin setelah agensi rating S&P memangkas outlook hutang AS menjadi negatif dan menteri OPEC mengatakan tingginya harga dapat mengakibatkan tekanan yang besar pada ekonomi negara konsumen. Kendati S&P tidak mengubah peringkat hutang Amerika Serikat, mereka mengatakan ada resiko bahwa pemerintah AS tidak mencapai kesepakatan mengenai bagaimana untuk mengatasi tekanan fiskal jangka panjang negaranya.
"Situasi hutang AS menjadi sorotan pada awal sesi hari ini setelah langkah dari S&P," ucap John Kilduff, partner pada Again Capital di New York. "Hanya emas yang akan dilihat menarik setelah dampak dari downgrade pada outlook."

Senin, 18 April 2011

Aussie Cetak Level Rendah Harian Baru

        Tindakan S&P yang menurunkan outlook rating kredit AS sempat mendorong AUD/USD naik hingga ke area 1.0545, meskipun kemudian mata uang Australia tersebut gagal mempertahankan momentum dan kembali tergelincir ke area negatif, yang berlanjut hingga mencetak level rendah harian baru di 1.0458 di tengah risk aversion yang kembali kuat. Saat ini Aussie masih terus tertahan di dekat level rendah harian dan berada lebih 100 pips di bawah level tinggi hari ini.
Aussie juga terkoreksi tajam terhadap Franc Swiss seiring meningkatnya permintaan untuk mata uang safe haven dalam satu jam terakhir. AUD/CHF turun 80 pips dalam 60 menit, untuk mendekati level terendah pekan lalu.
 
Greenback terus mencoba bangkit setelah dihantam berita berita prospek hutang AS, dan mencetak level terkuat baru terhadap Kiwi dan juga Loonie. 

Seputar Emas: Emas Mengincar $1500 Paska Outlook S&P

Emas berjangka meroket dekati level $1,500 setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor mendowngrade outlooknya terhadap ekonomi AS.
 
Terpantau kontrak emas berjangka untuk pengantaran bulan April sejauh ini diperdagangkan di level $1487.50 atau naik 0.10%, setelah mencetak rekor tertinggi di $1497.65.
 
Standard&Poor’s merevisi outlook pemerintah AS ke negatif dari sebelumnya stabil akibat defisit anggaran dan ketidakpastian solusi dari pemerintah AS untuk mengurangi defisit tersebut hingga 2013, memicu reli tajam di emas berjangka, dan membatasi penguatan dollar.
 
Emas sendiri ditopang oleh permintaan safe haven terkait kecemasan eskalasi utang sovereign zona Eropa, spekulasi pasar juga meningkat bahwa Yunani tidak dapat memenuhi pembayaran surat berharga obligasinya meski telah dibantu Uni Eropa maupun IMF, kekhawatiran juga ditambah dengan rumor bahwa bantuan lebih lanjut tidak akan disetujui sehingga para investor mencari perlindungan ke emas. Apalagi kandidat berikutnya adalah Spanyol sebagai negara yang mengalami permasalahan serupa.
 
Berdasarkan studi teknikal, Emas masih dalam progress uptrend dan kembali mendapatkan momentum mengincar area psikologis di 1500, Tembus diatas area tersebut adalah sinyal buy untuk mengincar level Fibonacci projection 100% di level 1586. Di sisi bawahnya, support terdekat ada di area 1472, anjlok dibawah area tersebut dapat membawa harga Emas ke zona netral karena arahnya menjadi tidak jelas.
 
Level support kuat di 1457 – 1445 – 1430.

Dow Jones Awali Pekan Ini Dengan Koreksi Tajam

       Dow Jones mengawali perdagangan hari Senin dari teritori negatif pasca berita Standard & Poor's yang merevisi prospek peringkat hutang Amerika Serikat menjadi ‘negatif’, meskipun lembaga pemeringkat tersebut tidak merubah peringkat hutang ‘AAA’ milik AS.
Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 200 poin setelah mengakhiri perdagangan pekan lalu sedikit di bawah area positif. Semua komponen Dow merosot, dengan dipimpin oleh Caterpillar, Bank of America dan Chevron.
 
S&P 500 dan Nasdaq juga terkoreksi tajam, dengan semua sektor pada S&P 500 melemah dipimpin oleh sektor energi dan industri.

Outlook Minggu ini

EUR/USD mencapai 1.4520 sebagai resisten kuat minggu lalu. Pasar kemungkinan akan jatuh jika level atas tetap bertahan. Dari pandangan teknikal kami, target penurunan teridentifikasi di area 1.4200 didukung oleh kekhawatiran akan krisis utang Eropa dan teknikal. Lupakan pandangan jual anda jika harga kembali naik dan bertahan di atas level 1.4520.
GBP/USD berkonsolidasi di dalam area 1.6200-1.6400 dan sangat dekat dengan prediksi kami minggu lalu. Ke depannya, tren berpotensi turun jika resisten 1.6400 tidak tertembus pekan ini. Tekanan jual kemungkinan akan menguji level support 1.6200 lagi sebelum kami memproyeksikan target bawah untuk beberapa minggu ke depan.
 
USD/JPY telah berbalik turun dari level tingginya di 85.52 dan berpotensi menuju target pertama kami di area 82.50. Kami melihat bahwa tren pasar akan berkonsolidasi dan menyempit ke level 84.00 minggu ini jika tidak ada berita fundamental lagi yang mendorong USD/JPY ke level support. Para pedagang dianjurkan untuk berhati-hati mengeksekusi swing trading untuk menangkap pergerakan sideway ini.
 
Harga emas melonjak lagi setelah menyelesaikan level koreksi di bawah 1450 minggu lalu. Kami melihat kemungkinan koreksi terakhir kali ke area 1470 dalam beberapa minggu mendatang sebelum pasar melewati area 1500 pada akhir April atau awal Mei. Dengan adanya ketegangan di Afrika Utara yang akan mempengaruhi suplai minyak, emas akan terus dicari sebagai instrumen safe haven selain adanya permintaan dari pasar emerging. Namun, kami memprediksi bahwa penurunan akan terjadi di level 1550 dengan kenaikan gradual suku bunga di negara-negara Asia. Pasar dapat berbalik tren bearish hanya jika harga kembali tenggelam di bawah level 1450!
 
Harga WTI minyak mentah bergerak di dalam kisaran terendah 105.30 dan tertinggi 113.43 pekan lalu. Minggu ini, pasar mungkin akan menembus level terendah tersebut untuk menguji level support 103.40 sebelum tekanan bullish kembali ke pasar. Menurut hemat kami, pasar sedang mencerna kekuatan teknikal yang sudah berada di pasar sejak pertengahan Maret. Target mid-term masih di kisaran level 120.00 yang akan menyelesaikan seluruh siklus gelombang tren. Pasar hanya akan berbalik menuju tren bearish jika harga melemah di bawah 96.00.

Emas Kembali Cetak Rekor

Harga emas kembali menunjukkan keperkasaannya dengan kembali mengukir rekor tertinggi baru dalam sejarah di hari Senin pada level $1488.50.  
Penguatan ini terutama terkait faktor-faktor kombinasi yaitu pelemahan dollar A.S, kecemasan inflasi dan merebaknya kembali kekhawatiran terhadap masalah krisis hutang di negara-negara zona Euro.
 
Isu krisis hutang ini makin diperparah setelah ada berita penurunan peringkat kredit negara Irlandia oleh pihak Moody's menjadi satu tingkat di atas level 'junk'.
 
Namun faktor utama yang membuat harga emas rebound adalah kakhawatiran terhadap inflasi dunia seperti naiknya angka inflasi produsen Amerika (PPI A.S) dan angka inflasi negara China yang Jumat lalu dirilis di atas ekspektasi. 
 
Pada sesi pagi harga spot emas tercatat $1485.70 setelah sempat menyentuh rekor tinggi $1488.50.

Apa Kabar Aussie

           Harga Aussie saat ini berada di level 1.0540. Aussie tertahan untuk turun terhadap dollar AS di pembukaan mingguannya. Aussie terus diperdagangkan dalam mode singkat dalam kisaran 1.0535 dan 1.0570, sesi tingginya, walaupun saat ini menguji level rendahnya.
“Grafik per jamnya menunjukkan momentum bullish yang memudar, masih diatas harga tengah, sementara harga diatas SMA 20”, dikatakan Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com.
 
“Grafik per 4 jam menunjukkan hal yang sama, dengan indikator yang cenderung flat diatas harga tengahnya, sementara trendline hariannya yang terjadi dari rendah hariannya pada 21 Maret masih terlihat, hari ini disekitar 1.0500”, dikatakan Bednarik. “Tinggi tahunannya berada di 1.0582, resistance terdekat akan menjadi acuan”.
 
Level support saat ini adalah 1.0530, 1.0500 dan 1.0470. Level resistance saat ini adalah 1.0580, 1.0610 dan 1.0640.

Apa Kabar Euro

           Saat ini Euro berada di posisi 1.4409. Euro membuka perdagangan dengan pelemahan tipis, mengikuti gerakannya Jumat lalu dan menguji area 1.4415 saat ini.
Sementara ECB terus berupaya memerangi inflasi dengan menaikkan suku bunga, serangan hutang masih terus berlangsung: Yunani keembali dalam resiko stagnansi, dan banyak protes yang terungkap selama akhir pekan.
 
“Secara teknikal, grafik per jam memiliki perspektiof bearish, dengan banyak indikator menunjukkan kejatuhan dibawah harga tengah, dan harga saat ini diatas SMA 20 dengan kurva penurunan dan bergerak sebagai resistance dinamis”, dikatakan Valeria Bednarik, analis dari FXstreet.com.
 
“Masih diatas 1.4400, grafik per 4 jam mempertahankan sinyal bearish yang memberatkan Euro selama beberapa jam ke depan: 1.4365, rendahnya minggu lalu, yang saat ini menjadi support kunci untuk dipecahkan”, dikatakan Bednarik.
 
Level support saat ini berada di 1.4400, 1.4365 dan 1.4320. Level resistance saat ini adalah 1.4440, 1.4470 dan 1.4510.

Jumat, 15 April 2011

Free Seminar Event

Inflasi Zona-Euro Tertinggi 29 Bulan

       Inflasi zona-euro terus meningkat hingga capai level tertinggi 29 bulan di Maret; ini tentunya akan mendorong Bank Sentral Eropa untuk ketatkan kebijakan moneter lebih lanjut tahun ini. Tingkat inflasi tahunan naik 2,7%, lebih tinggi dari prediksi dan publikasi Februari 2,6%.

Lonjakan harga komoditas global sepertinya telah berhasil mendorong produsen untuk mentransfer sebagian beban biaya produksi kepada konsumen. Indeks harga konsumen (CPI) inti bahkan meningkat 1,3% untuk bulan Maret, lebih tinggi dari estimasi 1,1% dan publikasi sebelumnya 1%.


Euro berusaha minimalisir kerugian setelah data dirilis. Euro kini diperdagangkan 1.4460, setelah sentuh 1.4440 di awal sesi London.

USDJPY

       Dilihat dari indikator stochastic terlihat yen berpotensi kembali untuk mengalami pelemahan. Potensi pelemahan Yen diperkirakan menuju level 83.35 kemudian 83.60 dan 84.00.  
Sementara level penguatan Yen ke level tahanan support terdekat pertama 82.70.
 
Resistance Level : 83.35, 83.60, 84.00
Support Level        : 82.70, 82.40, 82.00
Trading Range      : 82.00 – 84.00
 
 

Downgrade Irlandia Jauhkan EUR dari Level Tinggi

        Euro turun 15 poin ke level rendah hari ini di 1.4451 setelah Moody menurunkan peringkat Irlandia menjadi BAA3, sedikit di atas level "junk",  dilihat dari memburuknya keuangan pemerintah dan lemahnya prospek pertumbuhan ekonomi.   Mata uang tunggal melemah sampai $1.4451, turun 0.2% dan bergerak menjauhi level tinggi 15 bulan yang sempet tercapai pekan ini.

Moody's Investor Service hari ini (15/04) mengumumkan pemangkasan rating kredit negara Irlandia. Dengan demikian, kini peringkat Irlandia terpangkas 2 notch dari Baa1 menjadi Baa3. 
Berdasarkan rilis resminya, dasar dari keputusan Moody's melingkupi 2 hal, yakni:
 
1. Ekspektasi penurunan daya kelola keuangan pemerintah Irlandia serta prospek lemah pertumbuhan ekonomi negara tersebut. 

2. Hasil uji European Stabilization Mechanism (ESM) menunjukkan bahwa Irlandia belum memperlihatkan kesanggupan untuk melunasi beban hutang. 
 
Lembaga keuangan ternama dunia ini terakhir kali men-downgrade peringkat Irlandia pada 17 Desember 2010. Ketika itu, Moody's melakukan pemangkasan hingga 5 notch, dari Aa2 menjadi Baa1. 
 
Moody's menganggap program efisiensi nasional negara tersebut telah mengikis permintaan domestik. Demi memenuhi ketentuan yang ditetapkan European Central Bank, pemerintah diyakini bisa lebih 'menderita' lagi. Dengan demikian, pesimisme investor dalam menyikapi masalah hutang benua biru kian memuncak. Mata uang euro diyakini akan sangat terdampak oleh keputusan Moody's hari ini.

G20 Fokus Rencana Anti-Krisis

          Amerika Serika berusaha untuk menunjukkan kepercayaan diri pada hari Kamis bahwa pemulihan global tidak dalam resiko seiring kepala keuangan bertemu untuk membahas rencana pencegahan krisis ekonomi di masa mendatang. Menteri Keuangan dan pejabat bank sentral dari negara berkembang G20 dan negara maju G7, pada hari Kamis malam akan mempertimbangkan dampak kenaikan harga minyak, tingginya hutang pemerintah dan bencana di Jepang.
Menteri Keuangan AS Timothy Geithner, berbicara dalam konferensi perekonomian global, mengatakan pemulihan dari krisis keauangan 2007-2009 masih berlangsung dan bahwa investasi dan jumlah perekrutan mulai bertambah. "Kendati resiko pada harga minyak, tantangan lain masih datang dari Eropa dan juga apa yang terjadi di Jepang ... apa yang kita lihat adalah pemulihan bertahap, sentimen yang perlahan membaik bahwa perekonomian global dapat bertumbuh dalam tingkat yang wajar," tekannya.

Emas Rebound

Harga emas kembali bertengger kokoh di harga penguatannya di hari Jumat setelah sempat rebound hingga ke kisaran level $1479 per troy ons.
Penguatan ini terutama terkait faktor-faktor kombinasi yaitu pelemahan dollar A.S, kecemasan inflasi dan merebaknya kembali kekhawatiran terhadap masalah krisis hutang pemerintah Yunani dan Irlandia.
 
Namun faktor utama yang membuat harga emas rebound adalah kakhawatiran terhadap inflasi seperti naiknya angka inflasi produsen Amerika (PPI A.S) dan angka inflasi negara China yang pagi ini dirilis.  
 
Menjelang siang harga spot emas tercatat $1473.30 setelah sempat menyentuh rekor tinggi $1479.01.

GDP China 9.7%, CPI 5.4%

      Harga konsumen China naik 5.4% di bulan Maret dari setahun sebelumnya, meningkat dari bulan Februari 4.9%, sesuai dengan perkiraan sebelumnya, menurut laporan biro statistik hari Jumat.

Pertumbuhan GDP tahunan sedikit menurun di kuartal pertama tahun 2011 menjadi 9.7% namun di atas ekspektasi 9.5%. GDP kuartal sebelumnya 9.8%.

GDP China pada tiga bulan pertama naik 2.1% dari kuartal akhir tahun 2010, menurut biro statistik.

Ekonom memprediksi pertumbuhan kuartal pertama 9.5% dan inflasi bulan Maret 5.2%.

Seputar Komoditi

         Emas kembali menguat seiring investor cemaskan tekanan inflasi global dan krisis utang zona-euro. Data besok hari mungkin tegaskan ancaman inflasi yang kini bayangi perekonomian Eropa dan Cina. ECB dan PBOC bahkan telah naikkan suku bunga demi jinakkan lonjakan harga. Premi obligasi Yunani mencapai 1000 bps terhadap surat utang Jerman di tengah kecemasan restrukturisasi utang Athena.

“Kekhawatiran Timur Tengah dan Afrika Utara, krisis utang zona-euro, dan inflasi terus mendukung emas," ungkap James Moore, analis TheBullionDesk.com. "Masih ada minat beli emas dari negara-negara Asia," ungkap Ong Yi Ling, analis Phillip Futures. "Tingginya inflasi dan kurangnya alternatif investasi membuat investor memburu emas untuk lindungi nilai kekayaannya terhadap inflasi."


Kepemilikan emas di Global HSBC Asset Management meningkat 6% dari 3% pada awal kuartal 2011. “Target emas di $2600 cukup wajar jika dilihat dari komoditas, real estate, jumlah uang beredar, dan upah,” papar Charles Morris, pimpinan Absolute Return fund yang dimiliki HSBC.

            Harga minyak mentah berjangka dan bahan bakar telah jatuh karena kekhawatiran para investor bahwa harga yang terlampau tinggi dapat menyusutkan permintaan.
 
Data terbaru dari departemen energi AS juga menunjukkan stok cadangan minyak yang lebih besar dibanding perkiraan pekan lalu. Tapi stok cadangan bahan bakar jatuh sebesar 7 juta barrel , penurunan mingguan terbesar dalam basis persentase sejak 2008. Penurunan ini belum tentu mencerminkan permintaan yang sehat, dan masih bersifat musimam.
 
Situasi Libya yang masih menggantung menyebabkan para pelaku pasar kehilangan arah, di saat bersamaan pasukan pemberontak telah mengumumkan produksi ribuan barrel minyak per hari dan telah mampu mengekspor minyak lagi meski dalam volume terbatas.
 
Berdasarkan studi teknikal, bias intraday minyak masih kebawah dengan resisten terdekat di area 110.24 dilanjutkan dengan 113.46. Di sisi bawahnya, support terkuat ada di 96.22, selama masih diatas area tersebut Minyak masih dapat melambung lagi untuk membentuk pola konsolidasi.

Kongres AS Luluskan Pemangkasan Anggaran

          Kongres AS telah mengirimkan legislasi kepada presiden Barack Obama senilai $38 miliar untuk program (anggaran) domestik. Senat tersebut mengambil suara dengan perbandingan 81-19. Hal ini terjadi saat senat memberikan persetujuannya, 260-167.
Pernyataan legislasi tersebut merupakan hasil dari negosiasi yang melibatkan Gedung Putih, Partai Republik dan Senat Demokrat, yang mencapai kesepakatan minggu lalu yang memiliki cukup waktu untuk menghindari terjadinya penutupan pemerintahan.
 
Badan legislasi tersebut menarik dukungan dari para pejabat penentu kebijakan untuk kedua belah pihak, tetapi hanya sedikit apabila ternyata banyak pihak yang antusias untuk program tersebut.
 
Hal ini menutup pembukuan untuk pembukuan anggaran tahun berjalan.