Jumat, 15 Juli 2011

Emas Bergerak Rangebound

Logam mulia bergerak rangebound. Sejak 1 Juli emas telah mencatat gain 6.8% dengan level penutupan saat itu di $1,486.50/ons.
Kekhawatiran masalah hutang zona Eropa, pertumbuhan ekonomi AS yang mengkhawatirkan dan kemungkinan mengenai langkah pelonggaran kuantitatif AS mendukung permintaan save haven untuk logam mulia. Spot emas di $1,585.80/onsz, turun $1.20 dari level penutupan. Logam mulia diperdagangkan di range sempit kisaran $1,584.00 - $1,589.00. Perak di $38.30/ons, naik 11 sen, platinum menjadi $1,767/ons, naik $5 dan paladium di $778/ons, naik $4 dari level penutupan.

Kamis, 14 Juli 2011

BoK Toleransi Tingkat Inflasi

BOK mentoleransi tingkat inflasi sesuai target bank sentral di kisaran 2%-4% dan tidak akan melakukan pengetatan dikarenakan  kondisi ekonomi eksternal yang membaik dan juga peningkatan siklus kredit domestik, kata Nomura. BOK menahan suku buga tetap di level 3.25%  pada hari Kamis (14/07), seperti yang sudah diperkirakan . Bank sentral juga akan membiarkan mata uang terapresiasi. Langkah pemerintah untuk menekan hutang sektor rumah tangga bertujuan untuk mengatasi perkembangan yang tak terduga. "Kami yakin BoK memilih "wait and see" dan menunda kenaikan suku bunga sampai Februari 2012," menurut Nomura. Ditambahkan bank sentral akan memangkas bunga jika Yunani  "meninggalkan euro dan gagal menyelesaikan hutang."

Meski Di-review, Obligasi AS Masih Aman

Walaupun Moody's berpotensi memangkas rating obligasi Amerika Serikat (AS) dari aaa, resiko kebangkrutan negara masih sangat kecil. Salah satu fakta yang tidak bisa dipungkiri adalah resiko makin besar dari waktu ke waktu. Bulan lalu, Moody's masih menilai bahwa kemungkinan default tidak terlihat. 
 
Statement lembaga rating kredit ini keluar di tengah negosiasi soal plafon hutang antara kongres dan pemerintah. Perundingan sendiri berlangsung keras hingga Presiden Obama memutuskan walk out. Menurut rilis Moody's, review terhadap rating obligasi pemerintah AS mengacu pada kecemasan bahwa wacana kenaikan plafon hutang tidak tuntas sebelum tenggat waktu. Tempo yang tersisa hanya sekitar 2 pekan lagi, atau pemerintah tidak bisa melakukan pembayaran apapun. 
 
Moody's menggarisbawahi bahwa resiko default masih minim, namun eskalasinya kian meningkat. Dengan demikian, prospek nilai obligasi AS sangat bergantung pada rantai perundingan sampai tanggal 2 Agustus.

Perundingan Deadlock, Obama Geram

Masih, belum ada jalan terang dalam negosiasi soal defisit anggaran Amerika Serikat (AS). Pada meeting hari Rabu malam (13/07), Barack Obama kembali berdebat seru dengan pejabat Republikan. 
"Cukup!" demikian komentar Obama pasca pertemuan, seperti dikutip oleh seorang pejabat Partai Demokrat. Sang Presiden memutuskan walk-out dari sidang setelah pendapatnya ditentang habis-habisan oleh Eric Cantor, Pemimpin Republikan nomor dua di kongres. Pihak demokrat memandang Cantor sudah keterlaluan. 
 
Patut diingat bahwa AS harus segera menuntaskan deal plafon hutang sebelum 2 Agustus nanti. Jika tidak, pemerintah akan kehabisan dana untuk membayar beban. Namun sejauh ini, pemerintah dan parlemen masih gagal mencapai mufakat. 
 
Pada pertemuan 2 jam semalam, Republikan meminta pemangkasan sebanyak $2,4 triliun sebagai kompensasi atas kenaikan plafon hutang. Tetapi Obama dan Demokrat bersikeras memasukkan rencana kenaikan pajak orang kaya dalam paket tersebut. Babak baru perundingan dimulai hari Kamis dan masalah pajak masih akan jadi fokus pembicaraan.

Pergerakan Emas Tunggu QE3

Jika AS melanjutkan paket pelonggaran kuantitaif yang ketiga, dalam jangka pendek emas berpeluang bergerak $150, menurut broker yang bermarkas di Sydney.
"Jika QE3 terjadi, pergerakan emas tak terbendung," katanya. Logam mulia diprediksi akan menembus level $1,600/ons di tengah sentimen zona Eropa dan pasar AS yang lemah. Spot emas di $1,586.80/ons, naik $4.20 dari level penutupan namun berada di bawah level rekor tinggi baru di $1,590.04/ons. Jika AS batal melakukan QE3, emas dapat anjlok ke $1,450/ons, terkait minat resiko meningkat demikian juga dengan sentimen pasar,  katanya. Skenario ini terjadi setelah pimpinan Fed, Ben Bernanke menyatakan kemungkinan atas tindakan kebijakan tambahan menjelang Kongres berlangsung hari Rabu (13/07).
Emas juga terbantu oleh pengumuman Moody's mengenai kemungkinan penurunan peringkat bagi obligasi pemerintah AS.

Euro Melesat Pasca Komentar Bernanke

EUR/USD menguat setelah pimpinan Fed,  Bernanke hari Rabu ( 13/07) menyatakan masih membuka kemungkinanan tindakan pembelian obligasi untuk putaran ketiga, kata dealer senior bank Jepang. Bernanke berkomentar di tengah permasalahan masalah hutang zona Eropa.
Hal ini mendorong investor untuk melakukan pembelian kembali euro, tambahnya. Hari Rabu (13/07) Moody's menempatkan peringkat obligasi pemerintah AS menjadi Aaa. Kemungkinan penurunan peringkat dapat saja terjadi yang menyebabkan tekanan jual untuk USD, katanya.
EUR/USD di 1.4259 dari level rendah sebelumnya di 1.4118. Mata uang kemungkinan akan menguat ke level 1.4350, kata dealer. Target jangka pendek di 1.4500.

Bernanke Hempaskan Greenback

Dollar AS terdepresiasi versus sebagian besar mata uang utama pada hari Rabu, setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bahwa bank sentral mungkin akan meluncurkan kembali program stimulus moneter jika pelemahan ekonomi AS masih terus berlanjut.
Komentar tersebut langsung direspon Euro dengan melesat di atas level $1.41, untuk menjauhi level rendah 4-bulan di 1.3836 yang dicetak pada sesi sebelumnya dan mencatat kenaikan harian terbaik sejak pertengahan April.
 
Pertumbuhan ekonomi China yang secara mengejutkan berakselerasi juga telah membantu mengalihkan perhatian, setidaknya untuk sementara, dari memburuknya krisis hutang zona Euro. Sementara komentar Fitch Ratings yang mengatakan bahwa rencana ambisius pengurangan defisit Italia akan membantu menstabilkan rating kredit, juga sedikit meredakan kekhawatiran penyebaran krisis.
 
"Komentar Bernanke dan juga Fitch telah menggandakan tekanan terhadap Dollar, yang sebaliknya mendorong Euro dan aset beresiko. Itu semua positif untuk resiko," kata Brian Dolan, kepala analis pada Forex.com di Bedminster, New Jersey.
 
QE2 Fed telah berakhir pada bulan Juni lalu. Namun para trader berpendapat adanya kemungkinan putaran lanjutan pelonggaran kuantitatif yang akan membanjiri sistem keuangan dengan lebih banyak uang akan mendorong investor untuk memborong mata uang dan aset ber-yield lebih tinggi.
 
Meskipun begitu, beberapa analis menilai jika pasar masih tetap cemas sembari menantikan pertemuan darurat para pemimpin Eropa yang dijadwalkan akan digelar pada hari Jumat seiring belum tercapainya kesepakatan mengenai rincian bailout ke-2 Yunani.

Emas Pecah Rekor Baru

Harga spot emas melesat tak terkendali hingga mencatat rekor tinggi baru di atas $1,589 di hari Kamis setelah muncul berita kemungkinan penambahan stimulus oleh Federal Reserve A.S.
Selain itu krisis hutang zona Eropa yang kian meningkat turut andil dalam memicu kenaikan beruntun terpanjang emas dalam 5 tahun terakhir.
 
Harga emas memperpanjang rally pada awal sesi lalu setelah Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bank sentral siap untuk kembali melonggarkan kebijakan jika perekonomian melemah dan inflasi terus menurun. Komentar Bernanke dinilai sebagai petunjuk bakal digelontorkannya QE tahap III.
 
Kecemasan penyebaran krisis hutang zona Eropa ke Italia, negara perekonomian terbesar ke-3 di kawasan, dan ketidakpastian mengenai debat menaikkan batas hutang AS, turut menyokong penguatan emas.

Rabu, 13 Juli 2011

Rebound Euro Masih Sulit Ke Level Sedia Kala

Major currencies khususnya Euro terpantau menguat tipis di hari Rabu, namun secara umum pemulihan sejumlah valuta ini masih berada di teritori negatif dan mungkin masih sulit untuk menguat kembai ke level-level seperti sedia kala.  
Kondisi EUR yang masih terbilang lemah ini terutama akibat meluasnya pesimisme terhadap para pemimpin zona Eropa yang terlihat tidak sanggup mencegah penyebaran krisis hutang.
 
Sentimen negatif diperparah oleh bereita yang menyebutkan lembaga pemeringkat Moody’s kembali menurunkan peringkat hutang untuk negara Irlandia. Moody's memangkas peringkat hutang Irlandia menjadi status “junk” atau “sampah” dan menyebutkan bahwa Irlandia mungkin membutuhkan bailout kedua sebelum bisa kembali memasuki pasar modal internasional.

Saham China Rebound Karena GDP

Saham-saham China berhasil rebound dari penurunan terbesar dalam 7 minggu setelah ekonomi tumbuh dengan laju moderat pada kuartal terakhir, mengurangi kekhawatiran bahwa bank sentral akan terus menaikan suku bunga untuk menekan inflasi.
Saham-saham perbankan seperti Agricultural Bank of China Ltd dan Shenzhen Development Bank Co, memimpin kenaikan saham keuangan setelah memproyeksikan profit yang lebih besar. Zijin Mining Group Co., produsen emas terbesar China, naik ke level tertinggi sejak April karena harga emas yang melonjak mendekati level tertinggi sepanjang masa. Jiangxi Copper Co., produsen logam terbesar, naik 2,5% setelah data pertumbuhan China melebihi estimasi.
 
“Data GDP China mengindikasikan bahwa ekonomi China sedang bertumbuh dengan laju yang moderat tapi masih cukup sehat,” kata Zhang Ling, general manager di Shanghai River Fund Management Co. “Kita akan fokus pada angkat inflasi. Jika inflasi dapat dikontrol, pertumbuhan akan naik lagi dan itu akan bagus buat saham.”
 
Indeks komposit Shanghai naik 14,5 poin atau 0,5% ke 2769,06 pada pukul 09.00 WIB. Sementara indeks CSI 300 melonjak 0,6% ke 3074,21 dipimpin oleh saham material dan energi.

OPEC Naikkan Proyeksi Konsumsi Minyak Global

Organisasi Negara-negara Eksportir Minyak (OPEC) memproyeksikan bahwa permintaan minyak dunia akan mencapai rata-rata 88,1 juta barel per hari, naik 1,4 juta dari tahun lalu. OPEC juga mengatakan bahwa konsumsi akan tumbuh dengan laju lebih lambat untuk tahun kedua di 2012 karena turunnya konsumsi di Eropa dan negara industri lainnya.
Konsumsi minyak mentah global akan mencapai rata-rata 89,5 juta barel per hari di 2012, demikian menurut laporan bulanan yang dirilis oleh sekretariat OPEC kemarin (12/7). Perkiraan ini naik 1,5% dari proyeksi tahun 2011.
 
Departemen Energi Amerika Serikat menurunkan perkiraan harga untuk harga minyak mentah New York Futures di 2011 menjadi rata-rata $98,43 per barel dari sebelumnya $101,91 dalam laporan Gambaran Energi Jangka Pendek bulanannya yang dirilis kemarin(12/7). Departemen ini juga memangkas proyeksi konsumsi minyak global untuk tahun ini menjadi 88,16 juta barel per hari dari 88,43 juta barel yang diperkirakan bulan lalu.

Analisa Fundamental – 13 Juli 2011

Sesi Eropa
_______________

14:15 WIB – Swiss– PPI – Perubahan harga barang dan jasa diperkirakan menurun 0,3%. Data ini cukup penting karena akan berkaitan dengan tingkat inflasi Swiss

15.30 WIB – Inggris – Claimant Count Change — Perubahan klaim pengangguran hari ini diprediksi menunjukkan peningkatan sebesar 15100. Jika dirilis jauh lebih kecil dari angka tersebut akan menguntungkan GBP karena akan mempengaruhi tingkat pengangguran Inggris secara keseluruhan..

15:30 WIB – Inggris – Average Earnings Index – Perubahan pada upah buruh oleh pihak pemerintah, termasuk bonus. Hal ini merupakan indikator inflasi konsumen ketika bisnis membayar lebih banyak kepada buruh, maka akan berpengaruh terhadap konsumen. Data bulan terakhir 1,8% di bawah perkiraan. Data bulan ini diprediksi 2,0% lebih tinggi dari data bulan lalu., jika data aktual membaik maka akan baik bagi GBP.

16:00 WIB – Eropa – Industrial Production – Produksi bergerak naik dan turun dalam siklus bisnis tergantung oleh kondisi konsumen seperti level tenaga kerja dan pendapatan. Data bulan ini diperkirakan meningkat 0,5%.

Sesi Amerika
_______________

19:30 WIB – Amerika – Import Prices – Perubahan harga barang impor ini akan berpengaruh padai inflasi bagi bisnis dan konsumen, khususnya mereka yang bergantung penuh pada barang-barang impor dan jasa asing. Data diprediksi menurun 0,7%, lebih rendah dari bulan lalu. Jika data aktual berada di atas prediksi maka akan mendukung USD.

21:00WIB – Amerika – Pidato Ben Bernanke Chairman Fed – Testimoni pada “semi-annual monetary policy report” di hadapan House Financial Services Committee, di Washington DC. Pernyataan optimistik akan memberikan dukungan positif bagi USD.

22:00 – Amerika – Crude Oil Inventories – Perubahan jumlah stok minyak mentah mengalami defisit 2,3 Juta Barrel. Kondisi ini mempengaruhi harga produk minyak dan sektor industri yang memanfaatkan minyak dalam menghasilkan produknya.

Selasa, 12 Juli 2011

Pasar Keuangan Tak Sabar Tunggu Keputusan Eropa

Pasar keuangan semakin tidak sabar menunggu keputusan dari Uni Eropa. Harga-harga obligasi negara-negara Eropa yang bermasalah dengan hutang berjatuhan, euro tenggelam ke level terendah tujuh minggu dan saham-saham perbankan dan asuransi Eropa berguguran.
“Waktu untuk berbicara telah habis karena Eropa membutuhkan aksi nyata yang cepat,” kata Chris Rupkey, kepala ekonom keuangan di Bank of Tokyo Mitshubishi UFJ Ltd. New York. “Mungkin sudah sangat terlambat karena sudah ada efek penularan di pasar obligasi dari Yunani ke Italia dan Spanyol.”
Menteri-menteri keuangan Eropa menawarkan beragam interpretasi terhadap komitmen untuk mengeksplorasi beragam opsi. Menteri keuangan Belanda Jan Kees de Jager, yang menginginkan para pemegang obligasi untuk memperpanjang masa jatuh tempo hutang Yunani, opsi ini termasuk kemungkinan terjadinya “selective default” yang ditentang bank sentral Eropa.

Analisa Fundamental – 12 Juli 2011

Sesi Eropa
___________


14:30 WIB – Inggris – Pidato Charles Bean – Pidato gubernur BOE di Sir Leslie Melville Lecture, Canberra. Pernyataan yang optimistik akan mendukung GBP.


Hari ke-2 – ECOFIN Meetings — Pertemuan menteri keuangan negara-negara Uni Eropa di Brussels akan menjadi sorotan. Keputusan-keputusan mengenai mekanisme keuangan negara-negara Eropa akan dinantikan, terutama terkait dengan masalah-masalah yang menerpa anggota Uni Eropa akhir-akhir ini.


15:30 WIB –Eropa– CPI — Data ini akan menjadi indikator penting untuk mengukur tingkat inflasi di Inggris. Data selama dua bulan terakhir berada pada 4.5%. Data hari ini diperkirakan stagnan pada level tersebut. Jika dirilis di atas prediksi akan menguntungkan GBP


15:30 – Inggris — DCLG HPI – Perubahan harga jual rumah menurun 0,2%. Jika data dirilis lebih baik maka akan memberikan dukungan bagi GBP.


15:30 WIB – Inggris – RPI – Perubahan harga barang dan jasa diperkirakan mencapai level 5,2% bulan ini, tiga bulan terakhir dirilis di bawah prediksi. Jika bulan ini dirilis di atas prediksi maka akan mendukung GBP.


15:30 WIB –Inggris– Trade Balance –perdagangan di inggris diprediksi menurun sebesar 7,3 miliar. Jika dirilis lebih baik dari prediksi, akan memberikan support bagi GBP.


Sesi Amerika

___________


19:30 WIB –Kanada– Trade Balance –perdagangan di Kanada diprediksi menurun sebesar 0,8 miliar. Jika dirilis lebih baik dari prediksi, akan memberikan support bagi mata uang tersebut.


19:30 WIB –Amerika
– Trade Balance – Perdagangan di Amerika diprediksi menurun sebesar 44,1 miliar Dolar. Jika dirilis lebih baik dari prediksi, akan memberikan support bagi USD.

Uni Eropa Akan "Buyback" Obligasi Yunani

Menteri-menteri keuangan Eropa memunculkan lagi ide untuk kembali obligasi untuk meringankan masalah Yunani dan mencegah terjadinya default sementara.
Dalam pertemuan kemarin malam, para menteri mengatakan bahwa dana bailout yang dibuat tahun lalu mungkin bisa digunakan untuk membeli obligasi pada pasar sekunder atau membiarkan Yunani mendapatkan potongan atas hutangnya. Mereka menawarkan pemangkasan bunga lagi pada pinjaman daruratnya.
 
“Ada beragam cara untuk memperkuat fleksibilitas,” kata Komisioner masalah Moneter dan Ekonomi Uni Eropa Olli Rehn kepada wartawan kemarin setelah pertemuan menteri-menteri di Brussel. “Pembelian kembali merupakan salah satu cara. Saya pada tahap ini tidak akan melewatkan satu opsi pun. Kami akan mengeksplorasi setiap kemungkinan.”
 
Keputusan untuk menambah fungsi dari Lembaga Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa terjadi setelah pembicaraan dengan para pemegang obligasi mengenai kemungkinan memperpanjang masa jatuh tempo hutang Yunani secara sukarela mendapatkan ancaman dari para perusahaan pemeringkat hutang.

Emas Semakin Diminati Investor

Emas ditutup naik di atas $1550 pada hari Senin dalam kecemasan penyebaran krisis hutang Eropa ke Italia, namun aksi jual hindar resiko pada berbagai aset membuat emas terlepas dari level tinggi sesi.
Emas sempat rally sebagai safe haven, namun penurunan pada bursa saham AS dan euro yang bertambah dalam turut menekan emas dan aset bereiko lainnya. Kegagalan menembus resisten kunci pada $1,560 per ons juga memicu aksi jual teknikal pada emas. "Semua hal terkait dengan Eropa saat ini. Tertekannya bursa saham, investor cenderung menghindari resiko, dan tendensi itu masuk pada pasar keuangan begitu juga emas," ucap David Meger, direktur perdagangan logam pada Vision Financial Markets.

Hutang AS & Eropa Bebani Sektor Keuangan

Saham-saham sektor keuangan AS mengalami penurunan tajam pada perdagangan hari Senin pagi seiring berlanjutnya ketidakpastian penanganan masalah hutang di Eropa membebani sentimen investor AS.
Seluruh bursa saham AS terkoreksi tajam, dengan sektor keuangan berada di jajaran saham berperforma terburuk seiring sepinya pembeli pasca aksi jual besar-besaran saham perbankan Italia menyusul munculnya spekulasi jika negara tersebut tengah menuju krisis. Sementara itu, lambatnya politikus-politikus AS dalam membahas batas hutang AS juga memicu sejumlah kekhawatiran di pasar.
SPDR Sektor Keuangan Terpilih, yang mengukur kinerja saham-saham keuangan di S&P 500, anjlok sekitar 1,7%. Di antara saham-saham keuangan yang diperdagangkan di Dow, Bank of America Corp. melemah tajam 2,6%, diikuti oleh J.P. Morgan Chase & Co. yang turun 2,5% dan American Express Co. tergelincir 1,5%.

Senin, 11 Juli 2011

Pembicaraan Kongres AS Berakhir Cepat Kemarin, Berlanjut Hari Ini

Sebuah pertemuan antara para pemimpin yang diawasi ketat oleh Kongres dan Presiden Barack Obama untuk menyelesaikan kebuntuan atas batas utang AS yang berakhir hari Minggu ternyata berakhir jauh lebih cepat dari yang diperkirakan, dengan tidak ada kata langsung untuk kemajuan, menurut sebuah laporan.

Pertemuan
tersebut telah diproyeksikan untuk berakhir dalam4-5 jam, dilaporkan Reuters, tapi sebuah berita berikutnya mengatakan bahwa pertemuan tersebut hanya bertahan antara 75 dan 90 menit.

Negosiasi
 tersebut diharapkan untuk dilanjutkan hari Senin. Reuters menambahkan bahwa Obama dijadwalkan mengadakan konferensi pers Senin pukul 11 ??pagi EST menjelang putaran pembicaraan berikutnya.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Keuangan mengatakan bahwa Tim Geithner juga akan menghadiri pertemuan hari Senin tersebut, dengan waktu perundingan belum ditentukan.

Diterjang Dua Sentimen, Emas Stabil

Spot emas stabil hari Senin (11/07) karena prospek perekonomian Amerika Serikat (AS) makin meredup. Kekhawatiran terus-menerus tentang masalah hutang zona Euro juga masih mendukung.

Spot emas turun tipis 0,1% menjadi $1,542.01 per ons, setelah sempat naik 3,9% pekan lalu (tertinggi sejak November 2009). Emas AS mengalami perubahan ke level berubah ke $ 1,542.80.

Spot emas mencapai level tertinggi 2-pekan pada $1,544.14 satu hari sebelumnya. Sentimen tambahan datang dari rilis data tenaga kerja AS yang negatif. Hal ini memupus optimisme terhadap prospek pemulihan di negara tersebut. Presiden Barack Obama bertemu dengan pihak Partai Republik untuk menuntaskan masalah plafon hutang dan defisit anggaran. Isu tersebut dianggap penting karena rawan memicu bencana ekonomi baru.

Analisa Mingguan (11-15 Juli 2011)

USD/JPY
USD/JPY anjlok nyaris sebesar 100 pips hari Jumat lalu (08/07), namun tertopang di area 80.50. Kami melihat support kuat pada level 80.00, sedangkan kisaran atas terbatas di resisten 81.50. USD/JPY akan bergerak sideways dalam range baru karena diprediksi tidak ada petunjuk arah pekan ini. Abaikan proyeksi Anda jika tren berbalik melawan Anda dan bergerak melampaui batas ekstrim!

EUR/USD
Valuta euro melemah ke level 1.4205 pada Jumat lalu (08/07), kemudian berayun naik ke 1.4350 pasca rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Kami melihat bahwa EUR/USD berkonsolidasi pekan ini dan menunjukkan bisa sentimen bullish. Jika level support saat ini (1.4200) bisa dipertahankan, kenaikan bisa kembali terpicu hingga area 1.4450. Abaikan proyeksi beli Anda bila level 1.4200 tertembus.

GBP/USD
Poundsterling untuk sementara waktu ter-support di area 1.5900. Pekan ini, Kami memperkirakan tren berkonsolidasi untuk naik ke sekitar 1.6250. Mengingat penguatan teknikal jangka pendek sedang mereda, Kami menyarankan posisi jual kecuali level support di atas terlampaui!
EMAS
Harga emas melonjak pada hari Jumat (08/07) setelah data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dirilis mengecewakan. Rasio pengangguran tercatat naik hingga level 9,2%. Emas sekali lagi berhasil menarik minat investor hingga mampu melambung ke atas 1545.00. Pekan ini, logam mulia tersebut bisa menguji 1558.00 untuk membentuk formasi double-top bila tren terus berlanjut. Bias hanya dapat berbalik bearish jika level 1531 tertembus akibat kabar positif tentang penuntasan masalah hutang Eropa.

MINYAK
Minyak mentah WTI terpuruk karena angka pengangguran AS menembus 9,2% pada data Jumat lalu. Kecemasan terhadap perlambatan ekonomi akan memangkas permintaan minyak. Khususnya di tengah ancaman profit taking teknikal dari kisaran atas sekitar level 99.00. Pekan ini, jika minyak gagal mencapai ke atas 99.00, Kami memperkirakan koreksi mewarnai pasar. Kemudian menemui support pertama di area 94.50. Support selanjutnya berada di S2 (92.90), bila terlihat sinyal perlambatan ekonomi baru.